Ngeteh Dulu Yuk

08:54 5 Comments A+ a-

Mengunjungi kebun teh tapi tidak mencicipi tehnya ? "sungguh terlalu" kata bang oma. 
Kebun teh ibarat 'bedengan'nya orang singosari dan lawang. Tiap minggu di kunjungi puluhan pegowes , yang mana spot utamanya ya nyai jujuk dgn menu utamanya aneka hidangan ikan murah meriah. 
Pemandangan yg indah merupakan wajah utamanya, masih ada lagi lainnya.
Mempunyai jalur offroad 12 km -  kurang lebih, dgn sajian yg hampir 90 persen diolah tangan- tangan alam dan berubah -ubah kondisinya menurut cuaca. Menantang, menyenangkan sekaligus mengoyak batas kenyamanan.
Jalur wonosari hingga sumberawan, merupakan tipikal jalur dgn hidangan kejam buat para pegowes yg biasa bertemu jalur tanah nan mulus. Maka itu menyempatkan 'ngeteh' dulu ibarat mencicipi salam pembukanya , manis di awal, cetar menggelepar di akhir.









Selebihnya sih, ini merupakan jalur nostalgia. Biasanya menjadi cerita awal para pegowes dan pengembali kesadaran diri. Sadar bahwa sekian lama, semenjak terakhir kesini banyak yg berubah dan rekan yg dulu pernah bersama kemari, makin kesini entah kemana.

Cerita lain, ajakan ke jalur ini merupakan kado buat rekan saya yg orang luar pulau, namun selalu berhasrat mengenal dan menjelajahi Malang tiada bosan dgn segenap kemampuannya. 

Akhirnya, salah satu quotes terbaik yang masih relevan utk petualang seperti kita dan engkau yg bersemangat di luar sana:
“The one who follows the crowd will usually get no further than the crowd. The one who walks alone, is likely to find himself in places no one has ever been.” ~ Albert Einstein

Yuk ngeteh dulu sekali lagi.










5 komentar

Write komentar
Anonymous
AUTHOR
26 May 2015 at 20:19 delete

kalau kebun teh ... bayangan saya seperti di puncak bogor ... adem, serba hijau, kadang kabut turun ...
disana kelihatannya tidak terlalu dingin ya ... atau lagi musim kemarau ..

Reply
avatar
27 May 2015 at 09:18 delete

Boleh minta foto yang lain mas ?

Reply
avatar
27 May 2015 at 09:18 delete

Boleh minta foto yang lain mas ?

Reply
avatar
Arek Malang
AUTHOR
28 May 2015 at 00:17 delete

sudah mulai kemarau om,panas sedikit berdebu

Reply
avatar
Arek Malang
AUTHOR
16 June 2015 at 14:50 delete

https://drive.google.com/file/d/0B4Pta5wUfuFtVzJ6dVgyNktfREk/view?usp=sharing

silahkan foto yg lainnya

Reply
avatar