Saya Sendiri
- Arek Malang
- Perenung yg suka melakukan perjalanan seorang diri. Mewujudkan gerakan mencintai keluarga dan alam sepenuh hati. Lahir , besar dan berdomisili di kota Malang. Selalu terkenang sudut lampau kota dan negeri ini hingga tersedu sedu, hampir gagal menerima perubahan
Featured post
Mutiara Itu Bernama Kesamben
Sebulan sekali saya mengajak keluarga ke Blitar naik kereta api. Anak - anak suka sekali dengan kereta dan berbagai pernik yang berhubungan ...
Popular Posts
-
Deretan freehub pelor/ ball bearing keluaran shimano bila dirawat dengan baik dan benar akan sangat smooth , tidak kalah dengan yg sudah s...
-
Semenjak menekuni per-otak atik-an sepeda, saya mulai agak peduli dgn komponen bernama Grease aka Gemuk alias stempet. Pertanyaannya adalah...
-
Tidak mudah membawa beban mendaki jalur pegunungan, lebih sulit lagi bila itu beban pikiran. Rute yg menguras oli dengkul ditambah bawaan di...
-
Akhirnya kita hampir sampai pada sajian utama ada ketakjuban, ada keharuan, ada kebahagiaan, ada kebanggaan, semua rasa bercampur aduk....
-
Hari raya ketiga dengan kondisi yang masih gamang antara kuat dan tidak, saya nekat saja melahap tanjakan menuju princi. Dan tebak, baru sa...
-
"Wong jadul" begitu istri menyebut saya dan hampir 99% tepat. Ijinkan menerangkan sebisa saya tentangnya dan menyimpang sedikit d...
-
Selain belanda dan portugal, Indonesia pernah didatangi orang perancis, italia dan jerman. Itu adalah ulah Kassian Céphas (1845), fotogr...
-
Inilah spot tersulit level dewa dari keseluruhan jalur ini. Jalur yg pastinya tidak cuma membuat menderita pesepeda yg berniat mencobanya, n...
-
Berangkat jam setengah enam. Sempat bertemu rombongan Gowes Jelajah di depan blimbing yg hendak menuju bromo. Sesampai di singosari ,masuk ...
-
Ya itulah tajuk kali ini. Acara yg dikemas sedemikian rupa sebagai penutup sekaligus ajang para 'kere hore' berpisah dgn salah satu ...
















