Saya Sendiri
- Arek Malang
- Perenung yg suka melakukan perjalanan seorang diri. Mewujudkan gerakan mencintai keluarga dan alam sepenuh hati. Lahir , besar dan berdomisili di kota Malang. Selalu terkenang sudut lampau kota dan negeri ini hingga tersedu sedu, hampir gagal menerima perubahan
Featured post
Mutiara Itu Bernama Kesamben
Sebulan sekali saya mengajak keluarga ke Blitar naik kereta api. Anak - anak suka sekali dengan kereta dan berbagai pernik yang berhubungan ...
Popular Posts
-
Ada sepi yang nyaman di sini, khas wajah desa yang masih berbau alami walau sudah mulai kenal bedak 'modernisasi'. Suatu hari kak...
-
Semenjak menekuni per-otak atik-an sepeda, saya mulai agak peduli dgn komponen bernama Grease aka Gemuk alias stempet. Pertanyaannya adalah...
-
Waktu menunjukkan pukul 10.10 malam ketika saya menyalakan motor. Ransel 30 liter sudah siap di punggung berisi perlengkapan untuk sekedar ...
-
Seperti biasa minggu pagi jadwal berkumpul di gerbang UB suhat. Titik loading minggu kemarin ini memberangkatkan 9 rider menuju patung sapi ...
-
Baru saja saya berjalan kurang lebih 300 meter dari bedengan, hujan sudah menyambut. Jas hujan ada di jok motor namun untuk kembali turun ra...
-
Tidak butuh waktu lama bagi saya utk kembali 'metani' jalur pegunungan kawi. Utk mempersingkat waktu dan jarak tempuh perjalanan...
-
Sedang ga kepingin ke pantai dan maunya nyari hawa adem berkabut trus duduk-duduk ayem menikmati suasana. Itu juga dengan waktu yg amat terb...
-
Walau sekarang mulai jarang gowes jauh, saya hampir tiap hari latihan enteng buat jaga kondisi fisik. Sehari 1- 2 jam buat kegiatan berkerin...
-
Bila kepingin merasakan gimana sih punya pantai pribadi maka destinasi yg terletak di Dusun Sumberoto ini bisa menjadi jujugan. Didukung den...
-
Kota kedua sebagai bagian dari cerita bersama seli aka sepedalipat. Setelah perjalanan sebelumnya ke blitar, saya memilih Tulungagung sebaga...
















